Memuat berita

Nasional

Ferry Irwandi Ajak Masyarakat Galang Dana untuk Hutan Kalimantan: “Mari Kita Buktikan”

Fazlur Rahman · 04 September 2026 · 21:14 WIB · 2 dibaca

Kepedulian terhadap kondisi hutan dan lingkungan di Kalimantan kembali disuarakan Ferry Irwandi. Melalui media sosialnya, Ferry mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan penggalangan dana sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya menjaga hutan Kalimantan.

Ajakan tersebut disampaikan Ferry di tengah perhatian publik yang semakin besar terhadap kondisi lingkungan dan kawasan hutan di Kalimantan. Ia mendorong masyarakat agar kepedulian terhadap persoalan hutan tidak berhenti pada diskusi maupun perbincangan di ruang publik, tetapi diwujudkan melalui tindakan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Yang mungkin selama ini hanya jadi pembicaraan, dan kali ini mari kita buktikan,” ujar Ferry Irwandi dalam unggahannya.

Menurut Ferry, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Salah satunya melalui partisipasi dalam penggalangan dana yang memungkinkan masyarakat ikut memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Penggalangan dana tersebut dilakukan melalui platform Kitabisa. Tautan donasi kemudian dibagikan Ferry melalui media sosialnya sehingga masyarakat yang ingin berkontribusi dapat mengakses kampanye tersebut dan memberikan donasi.

Gerakan ini membawa pesan bahwa upaya menjaga hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, organisasi lingkungan, maupun kelompok masyarakat tertentu. Masyarakat luas juga dapat mengambil bagian melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk kontribusi dalam penggalangan dana.

Besarnya kontribusi tidak menjadi satu-satunya ukuran dalam gerakan tersebut. Justru, kekuatan penggalangan dana publik terletak pada kemampuan mengumpulkan dukungan dari banyak orang. Donasi yang diberikan secara sukarela, meskipun nilainya relatif kecil, dapat menjadi berarti ketika dilakukan secara bersama-sama.

Pesan tersebut menjadi penting karena persoalan lingkungan kerap terasa begitu besar sehingga masyarakat merasa kontribusi individu tidak akan memberikan perubahan berarti. Padahal, partisipasi kolektif dapat menjadi salah satu cara untuk mengubah kepedulian yang selama ini hanya disampaikan melalui percakapan menjadi dukungan nyata.

Ferry juga mengajak masyarakat melihat persoalan hutan Kalimantan sebagai persoalan bersama. Hutan bukan hanya berkaitan dengan pepohonan dan kawasan hijau, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kehidupan masyarakat, keanekaragaman hayati, ketersediaan air, kualitas udara, hingga keseimbangan ekosistem.

Kalimantan selama ini dikenal memiliki kawasan hutan yang sangat luas dan menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa serta tumbuhan. Kerusakan hutan dan degradasi lingkungan pada akhirnya tidak hanya berdampak pada alam, tetapi juga dapat memberikan konsekuensi terhadap kehidupan manusia.

Karena itu, perhatian terhadap kelestarian hutan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah memiliki peran melalui kebijakan dan penegakan aturan, sementara masyarakat dapat berkontribusi melalui perubahan perilaku, pengawasan, edukasi, maupun dukungan terhadap berbagai inisiatif pelestarian lingkungan.

Dalam konteks tersebut, ajakan Ferry Irwandi menjadi upaya untuk mengajak publik mengambil bagian secara langsung. Media sosial yang selama ini banyak digunakan sebagai ruang berbagi informasi dan berdiskusi dimanfaatkan untuk menggerakkan masyarakat agar turut berkontribusi.

Penggalangan dana melalui platform digital juga membuat partisipasi masyarakat dapat dilakukan dengan lebih mudah. Mereka yang tergerak dapat memberikan donasi sesuai kemampuan tanpa harus menunggu adanya kegiatan pengumpulan dana secara langsung.

Namun, seperti halnya setiap penggalangan dana publik, transparansi mengenai tujuan penggunaan dana menjadi hal penting. Masyarakat yang ingin berpartisipasi perlu memastikan informasi kampanye, tujuan penggalangan, serta pihak yang menerima dan mengelola dana sesuai dengan keterangan resmi yang tersedia pada platform.

Terlepas dari besaran dana yang terkumpul nantinya, ajakan tersebut telah membawa satu pesan penting: kepedulian terhadap hutan tidak seharusnya berhenti sebagai percakapan. Ketika kepedulian diwujudkan melalui tindakan bersama, masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut mengambil bagian dalam upaya menjaga lingkungan.

Bagi Ferry Irwandi, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengubah perhatian publik terhadap persoalan hutan Kalimantan menjadi gerakan yang lebih konkret. Masyarakat pun diberikan ruang untuk berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pada akhirnya, menjaga hutan merupakan pekerjaan panjang yang membutuhkan konsistensi. Satu penggalangan dana tentu tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan lingkungan di Kalimantan. Namun, dukungan dari banyak orang dapat menjadi bagian dari langkah yang lebih besar untuk memastikan hutan tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Dari sebuah ajakan di media sosial, Ferry ingin mendorong masyarakat mengambil langkah lebih jauh: bukan sekadar membicarakan kondisi hutan Kalimantan, melainkan bersama-sama menunjukkan bahwa kepedulian juga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.