Memuat berita

Nasional

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Sistem Lampu Lalu Lintas Jakarta Terdampak

Rizqi Akbar Sadly · 04 September 2026 · 21:41 WIB · 2 dibaca
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Sistem Lampu Lalu Lintas Jakarta Terdampak

Foto: kompas

JAKARTA — Kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. Insiden tersebut tidak hanya berdampak pada aktivitas perkantoran, tetapi juga mengganggu sistem pengaturan lalu lintas di sejumlah wilayah Jakarta setelah ruang Intelligent Traffic Control System (ITCS) milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berada di lantai 16 gedung ikut terdampak.

ITCS merupakan sistem yang digunakan untuk memantau sekaligus mengatur lampu lalu lintas secara terpusat. Gangguan pada ruang tersebut membuat pengaturan lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan Jakarta untuk sementara tidak dapat dilakukan melalui sistem terpusat seperti biasanya. Sebagai langkah antisipasi, pengaturan lalu lintas kemudian dilakukan secara manual di lapangan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menambah personel Dinas Perhubungan di sejumlah titik persimpangan untuk membantu mengatur arus kendaraan. Langkah tersebut dilakukan agar gangguan sistem tidak berdampak lebih luas terhadap kelancaran lalu lintas, terutama di kawasan yang terdampak oleh gangguan pengendalian lampu lalu lintas.

Selain mengganggu sistem transportasi, kebakaran juga berdampak terhadap aktivitas sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di gedung tersebut. Pemprov Jakarta menyiapkan skema bekerja dari rumah atau work from home (WFH) secara bergantian sebagai langkah sementara. Alternatif lainnya adalah memindahkan aktivitas kerja ke lokasi perkantoran lain hingga kondisi gedung dinyatakan aman.

Pemprov Jakarta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun sebagian aktivitas perkantoran terdampak kebakaran. Pemerintah juga memastikan keamanan data pajak dan berbagai data pemerintahan yang tersimpan dalam sistem tetap menjadi perhatian selama proses penanganan dampak kebakaran berlangsung.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Pemerintah dan pihak terkait masih melakukan penanganan serta evaluasi terhadap dampak insiden, termasuk pemulihan sistem pengaturan lalu lintas dan aktivitas perkantoran. Pemprov Jakarta memastikan langkah pemulihan akan dilakukan secara bertahap agar pelayanan publik dan kelancaran aktivitas masyarakat tetap terjaga.