Memuat berita

Nasional

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Santai Usai Reshuffle, Mengaku Mau Mancing dan Tak Punya Uang untuk Acara Perpisahan

Devi Sry Atmaja · 17 September 2026 · 11:48 WIB · 2 dibaca
Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Santai Usai Reshuffle, Mengaku Mau Mancing dan Tak Punya Uang untuk Acara Perpisahan

Foto: CNBC/Faisal Rahman

JAKARTA – Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan sikap yang sangat santai dan penuh humor sehari setelah resmi digantikan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Ia ditemui sejumlah wartawan menjelang proses serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 15 September 2026. Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru yang menggantikan posisi Purbaya. Suasana di sekitar Kantor Kementerian Keuangan pada pagi itu relatif tenang meski momen peralihan jabatan berlangsung. Purbaya tampak rileks saat berinteraksi dengan media. Tidak ada tanda-tanda ketegangan atau kekecewaan yang terlihat dari sikapnya. Ketika ditanya mengenai kegiatan yang akan dilakukannya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, ia menjawab singkat namun langsung menarik perhatian.

“Abis ini mau mancing,” ujar Purbaya dengan nada santai dan tanpa basa-basi.

Jawaban tersebut langsung memancing tawa ringan dari para wartawan yang hadir. Purbaya tidak memberikan penjelasan panjang lebar mengenai rencana masa depannya. Ia memilih untuk menjawab dengan gaya yang sederhana dan penuh candaan, seolah ingin menekankan bahwa ia menerima keputusan pergantian jabatan dengan legawa. Sikapnya yang rileks ini menjadi sorotan karena jabatan Menteri Keuangan merupakan salah satu posisi paling strategis di kabinet, terutama dalam mengelola kebijakan fiskal dan keuangan negara. Tidak berhenti di situ, Purbaya kembali menunjukkan gaya komunikasinya yang khas saat ditanya soal kemungkinan diadakannya acara perpisahan. Dengan senyum tipis, ia menjawab, “Eh, gua udah pensiun, gak ada duit.” Ucapan tersebut disambut gelak tawa dari awak media yang mendampinginya. Melalui jawaban itu, Purbaya seolah ingin menyampaikan bahwa ia sudah tidak lagi memikirkan formalitas jabatan dan lebih memilih menjalani kehidupan setelah lengser dengan tenang tanpa beban.

Pergantian Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih menjadi salah satu isu yang cukup menarik perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menunjuk Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya. Proses pelantikan digelar sehari sebelum serah terima jabatan resmi dilakukan di lingkungan Kementerian Keuangan. Transisi kepemimpinan ini menjadi bagian dari dinamika pemerintahan yang terus bergerak menyesuaikan kebutuhan dan arah kebijakan ekonomi nasional. Banyak pihak menilai sikap Purbaya yang santai dan penuh humor mencerminkan pribadi yang tidak terikat secara berlebihan pada jabatan. Ia terlihat menerima keputusan reshuffle dengan tenang dan tidak menunjukkan resistensi. Gaya komunikasinya yang lugas dan tidak berbelit-belit juga menjadi ciri khas yang sudah dikenal sejak ia menjabat. Meski demikian, perhatian utama tetap tertuju pada kelanjutan kebijakan di Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan menteri yang baru.

Proses serah terima jabatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan menjadi momen penting bagi kelancaran transisi. Pihak Kementerian Keuangan memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai prosedur. Sementara itu, masyarakat dan kalangan pengamat ekonomi dipastikan akan terus memantau perkembangan kebijakan fiskal ke depan, terutama terkait pengelolaan anggaran negara, stabilitas keuangan, dan arah pembangunan ekonomi nasional. Dengan berakhirnya masa jabatan sebagai Menteri Keuangan, Purbaya kini memasuki fase baru dalam hidupnya. Jawaban singkatnya tentang keinginan untuk mancing dan lelucon soal tidak adanya dana untuk acara perpisahan menjadi penutup yang ringan sekaligus berkesan dari masa baktinya di kabinet. Sikap santainya tersebut memberikan warna tersendiri di tengah proses reshuffle yang biasanya digelar dengan suasana formal dan serius.