Memuat berita

Nasional

Danantara Akan Bahas Rencana Setoran Keuntungan Rp 120 Triliun dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara Pekan Ini

Devi Sry Atmaja · 17 September 2026 · 11:48 WIB · 2 dibaca
Danantara Akan Bahas Rencana Setoran Keuntungan Rp 120 Triliun dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara Pekan Ini

Foto: Kompas.com/Adhyasta Dirgantara

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara akan segera membicarakan rencana setoran keuntungan sebesar Rp 120 triliun kepada negara dengan Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara. Pembahasan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini, menyusul pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan setelah reshuffle Kabinet Merah Putih. Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani, memastikan bahwa pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Menkeu yang baru dilantik. Ia menyatakan bahwa rencana setoran keuntungan itu akan dibahas kembali secara lebih mendalam bersama Kementerian Keuangan.

“Kami akan membahas kembali rencana tersebut bersama Kementerian Keuangan,” ujar Rosan.

Rosan menambahkan bahwa pembicaraan dengan Menkeu baru itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Pembicaraan dengan Menkeu baru itu akan dilakukan pekan ini. Ia menekankan pentingnya dialog yang konstruktif agar kedua belah pihak dapat menemukan kesepakatan yang paling tepat terkait besaran dan mekanisme setoran keuntungan tersebut. Rencana setoran Rp 120 triliun ini sebelumnya sempat menjadi perhatian setelah mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Danantara masih menunjukkan keberatan terhadap target tersebut. Menurut Purbaya, dana yang akan disetorkan berasal dari keuntungan yang diperoleh Danantara dan ditargetkan sebagai tambahan buffer fiskal pemerintah pada tahun ini. 

Purbaya yang baru saja lengser dalam reshuffle Kabinet Merah Putih sempat menyampaikan bahwa Danantara belum sepenuhnya sepakat dengan besaran setoran yang diusulkan. Ia menilai bahwa meskipun dana tersebut memang berasal dari hasil pengelolaan investasi, lembaga pengelola investasi juga perlu menjaga keseimbangan antara kontribusi kepada negara dan kebutuhan operasional serta pengembangan investasi jangka panjang. Kini, dengan hadirnya Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru, pembahasan mengenai rencana itu akan dilanjutkan untuk mencari titik temu yang lebih optimal.

Rosan Roeslani menegaskan bahwa Danantara tetap terbuka untuk berdialog dan mencari kesepakatan terbaik. Ia menilai koordinasi yang erat dengan Kementerian Keuangan sangat penting agar rencana setoran keuntungan dapat berjalan sesuai dengan kemampuan dan kondisi keuangan lembaga.

“Kami siap membahas secara detail agar semuanya jelas dan saling menguntungkan,” katanya.

Rencana setoran keuntungan Danantara sebesar Rp 120 triliun menjadi salah satu isu strategis dalam pengelolaan keuangan negara tahun ini. Jika terealisasi, dana tersebut dapat memberikan ruang tambahan bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal dan mendukung berbagai program prioritas nasional. Di sisi lain, Danantara sebagai lembaga pengelola investasi juga memiliki kepentingan untuk menjaga keseimbangan antara kontribusi kepada negara dan keberlanjutan operasional serta pengembangan portofolio investasi jangka panjang. Dengan dimulainya pembahasan bersama Menkeu baru, publik dan kalangan pengamat ekonomi dipastikan akan terus memantau perkembangan isu ini. Koordinasi antara Danantara dan Kementerian Keuangan menjadi kunci penting agar rencana setoran keuntungan dapat menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan serta mendukung ketahanan ekonomi nasional secara keseluruhan. Pembahasan yang akan berlangsung pekan ini diharapkan dapat memperjelas mekanisme, besaran final, serta waktu pelaksanaan setoran tersebut.