Memuat berita

Nasional

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Usai Diresmikan, Bupati Pangandaran dan Sejumlah Pejabat Sempat Berada di Atasnya

Devi Sry Atmaja · 01 September 2026 · 22:22 WIB · 2 dibaca
Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Usai Diresmikan, Bupati Pangandaran dan Sejumlah Pejabat Sempat Berada di Atasnya

Foto: DOK. TNI AD

PANGANDARAN - Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi rombongan pejabat daerah dan masyarakat pada Minggu (30/8/2026) sore. Insiden tersebut terjadi tak lama setelah seremoni peresmian jembatan selesai digelar. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar. Dalam rekaman tersebut, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami terlihat berada di atas jembatan bersama Dandim 0625 Pangandaran dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Situasi awalnya berlangsung normal ketika rombongan dan masyarakat melintas di atas jembatan. Namun, beberapa saat kemudian, bagian konstruksi jembatan tiba-tiba mengalami kerusakan dan anjlok. Sejumlah orang yang berada di atas jembatan pun ikut terjatuh akibat insiden tersebut.

Meski terjadi kerusakan pada jembatan dan beberapa orang terjatuh, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kondisi para warga maupun pejabat yang berada di lokasi kemudian mendapat perhatian dari petugas setelah insiden terjadi. Aparat gabungan langsung bergerak mengamankan lokasi setelah kejadian. Akses menuju Jembatan Gantung Pongpet ditutup sementara untuk mencegah masyarakat kembali melintasi jembatan yang kondisinya belum dapat dipastikan aman. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jembatan tersebut hingga pemeriksaan teknis selesai dilakukan. Masyarakat diminta menunggu hasil pemeriksaan dan memastikan jembatan telah dinyatakan aman oleh pihak berwenang sebelum kembali digunakan.

Kapolsek Cijulang IPTU Dimas Aditama mengatakan penyebab anjloknya jembatan masih dalam pemeriksaan. Polisi belum dapat memastikan apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan banyaknya orang yang melintas dalam waktu bersamaan sehingga menimbulkan beban berlebih pada konstruksi. Menurut Dimas, diperlukan pemeriksaan teknis untuk mengetahui kondisi konstruksi jembatan secara menyeluruh. Pemeriksaan tersebut juga diperlukan untuk memastikan faktor yang menyebabkan bagian jembatan mengalami kerusakan sesaat setelah digunakan dalam kegiatan peresmian.

Jembatan Gantung Pongpet merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Margacinta. Selain digunakan sebagai jalur penghubung warga, jembatan tersebut juga menjadi akses menuju kawasan Kampung Budaya Margacinta yang menjadi salah satu tujuan masyarakat dan wisatawan di wilayah tersebut. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 60 meter. Konstruksinya menggunakan tali baja sebagai bagian utama penyangga, sementara lantainya menggunakan papan kayu yang menjadi pijakan bagi orang yang melintas.

Kondisi jembatan kini menjadi perhatian pemerintah daerah dan aparat setempat. Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang menjadi korban akibat kemungkinan kerusakan lanjutan pada struktur jembatan. Pemeriksaan teknis diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti anjloknya Jembatan Gantung Pongpet sekaligus menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Hingga pemeriksaan selesai dan jembatan dinyatakan layak digunakan kembali, masyarakat diminta mematuhi penutupan akses demi keselamatan bersama.

Insiden tersebut juga menjadi sorotan karena terjadi sesaat setelah jembatan diresmikan dan saat masih digunakan oleh rombongan pejabat serta masyarakat. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan apakah terdapat persoalan pada konstruksi, kapasitas beban, maupun faktor lain yang menyebabkan jembatan mengalami kerusakan.