Jembrana, Bali – Sebuah peristiwa langka terjadi di Pantai Perancak, Kabupaten Jembrana, Bali. Seekor paus bungkuk (Megaptera novaeangliae
Paus berukuran besar ini menjadi pusat perhatian warga setempat yang segera melaporkan kejadian ke pihak berwenang. Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta relawan lingkungan dan nelayan sekitar langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan upaya penyelamatan.
Hingga berita ini ditulis, kondisi paus masih dalam pemantauan. Tim medis hewan laut sedang berupaya menjaga agar paus tetap basah dan stabil sambil menunggu rencana evakuasi lebih lanjut. Paus bungkuk yang terdampar ini diperkirakan mengalami kelelahan atau terbawa arus kuat hingga tersangkut di perairan dangkal Pantai Perancak.
Pakar kelautan menyebut kejadian terdamparnya paus bungkuk di Bali relatif jarang terjadi. Faktor cuaca, perubahan suhu air laut, atau gangguan sonar yang memengaruhi navigasi mamalia laut besar kerap menjadi penyebab utama.
Warga sekitar Pantai Perancak diminta untuk tidak mendekat secara berlebihan agar tidak menimbulkan stres tambahan pada paus. Pemerintah daerah dan BKSDA terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan satwa dilindungi ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan pentingnya menjaga kelestarian laut Bali sebagai habitat berbagai spesies laut yang dilindungi.