SELAYAR – Kecelakaan laut kembali terjadi di wilayah perairan Indonesia. Kapal Motor (KM) Nurulsalsa dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hingga proses pencarian terbaru, satu orang penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara lebih dari 20 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Insiden tersebut memicu operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polairud, BPBD, pemerintah daerah, nelayan setempat, hingga relawan kemanusiaan.
Sejak menerima laporan tenggelamnya kapal, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban serta menyisir area yang diduga menjadi titik tenggelamnya KM Nurulsalsa. Pencarian dilakukan menggunakan kapal penyelamat, perahu karet, serta didukung pemantauan dari udara apabila kondisi cuaca memungkinkan. Petugas menyisir sejumlah sektor di sekitar lokasi kejadian dengan harapan para korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.
Hingga saat ini, operasi SAR masih berlangsung dan difokuskan pada pencarian puluhan penumpang yang belum diketahui keberadaannya. Dalam proses evakuasi, tim SAR berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke daratan untuk proses identifikasi serta diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, sejumlah korban lainnya dilaporkan berhasil selamat setelah dievakuasi oleh tim penyelamat maupun dibantu nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kondisi para korban selamat kini mendapat penanganan medis dan pendataan lebih lanjut. Proses pencarian tidak berjalan mudah. Tim SAR menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca yang berubah-ubah, gelombang laut yang cukup tinggi, serta arus bawah laut yang dapat menghambat proses penyisiran.
Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya memaksimalkan pencarian dengan membagi area operasi ke beberapa sektor agar proses evakuasi berlangsung lebih efektif. Penyebab pasti tenggelamnya KM Nurulsalsa masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat akan melakukan investigasi setelah proses pencarian dan evakuasi selesai dilakukan. Sejumlah faktor seperti kondisi cuaca, kelebihan muatan, kelayakan kapal, hingga kemungkinan adanya kerusakan teknis akan menjadi bagian dari penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan laut tersebut.