Memuat berita

Nasional

Gubernur Pramono Anung Minta Pagar Tinggi di Mal dan Perkantoran Jakarta Dibongkar

Devi Sry Atmaja · 02 Agustus 2026 · 14:42 WIB · 3 dibaca
Gubernur Pramono Anung Minta Pagar Tinggi di Mal dan Perkantoran Jakarta Dibongkar

Foto: Detik.com

Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengelola sejumlah fasilitas umum, mal, dan gedung perkantoran di Jakarta untuk membongkar pagar-pagar pembatas tinggi yang terpasang di sekeliling bangunan mereka.

Instruksi tersebut disampaikan Pramono di sela-sela kegiatannya di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026). Ia mengamati maraknya pengelola gedung yang sengaja meninggikan pagar pembatas akibat kekhawatiran akan situasi keamanan jelang bulan Agustus.

“Mungkin bagian dari kekhawatiran. Tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” ujar Pramono Anung.

Pramono menilai kekhawatiran para pengelola pusat perbelanjaan maupun gedung perkantoran tersebut terlalu berlebihan. Pemasangan pagar tinggi disinyalir sebagai antisipasi menyusul ingatan atas dinamika aksi demonstrasi yang sempat terjadi pada Agustus 2025 lalu.

Meski demikian, Gubernur Pramono meyakini bahwa kondisi keamanan di Jakarta pada Agustus 2026 dalam keadaan terkendali dan tidak akan mengulang dinamika tahun sebelumnya.

“Kekhawatiran seperti bulan Agustus tahun lalu, tapi mudah-mudahan enggak. Saya yakin enggak, saya yakin enggak,” tegasnya.

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dan gedung perkantoran belakangan menjadi sorotan karena dinilai mengubah wajah kota dan mengurangi kenyamanan ruang publik. Pramono menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aspek keamanan dan keterbukaan fasilitas umum bagi warga.

Ia berharap pengelola segera merespons imbauan tersebut dan membongkar pagar-pagar pembatas tinggi setelah situasi dinilai aman. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan suasana kota yang lebih terbuka dan ramah bagi masyarakat.

Hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih memantau perkembangan di lapangan sambil memastikan koordinasi dengan pihak keamanan terkait kesiapan jelang bulan Agustus.