Sumatera Utara – Kecelakaan maut beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sembilan kendaraan terlibat dalam insiden nahas tersebut, menyebabkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya luka-luka.
Kecelakaan yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) itu diduga dipicu oleh sebuah truk yang mengalami rem blong saat melaju di jalur menurun. Truk tersebut kemudian menabrak kendaraan di depannya dan memicu tabrakan beruntun yang melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang hingga sepeda motor.
Empat korban yang meninggal dunia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawa mereka tidak tertolong. Sementara itu, delapan korban luka-luka sedang menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat. Tim medis masih memantau kondisi mereka yang sebagian mengalami luka serius.
Polisi lalu lintas Polres Deli Serdang bersama Unit Lakalantas Polda Sumut segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Arus lalu lintas di Jalan Jamin Ginting sempat lumpuh total selama beberapa jam akibat puing-puing kendaraan yang berserakan. Petugas juga melakukan evakuasi korban dan membersihkan lokasi kejadian.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi menduga faktor rem blong pada truk menjadi pemicu utama, ditambah kemungkinan kecepatan tinggi dan kondisi jalan yang menurun di kawasan Sibolangit. Pemeriksaan terhadap sopir truk dan saksi mata terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap.
Kecelakaan beruntun ini menjadi pengingat keras akan pentingnya menjaga kondisi kendaraan, khususnya rem dan sistem pengereman pada truk pengangkut barang yang sering melintasi jalur pegunungan Sumatera Utara.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, menjaga jarak aman, dan mematuhi batas kecepatan, terutama di jalur rawan kecelakaan seperti Jamin Ginting.
Doa dan simpati terus mengalir bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Kasus ini akan ditangani secara serius untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.