Memuat berita

Nasional

Polisi Bongkar Laboratorium Gelap Liquid Vape Mengandung Narkotika di Bandung

Devi Sry Atmaja · 20 September 2026 · 13:40 WIB · 2 dibaca
Polisi Bongkar Laboratorium Gelap Liquid Vape Mengandung Narkotika di Bandung

Foto: Antara

BANDUNG - Polisi membongkar laboratorium gelap yang diduga digunakan untuk memproduksi liquid vape mengandung narkotika golongan I di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap dua orang tersangka dari dua lokasi berbeda. Dari hasil penggerebekan, petugas menyita sekitar 400 cartridge yang berisi liquid diduga mengandung narkotika. Barang bukti tersebut ditemukan di dua lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas produksi dan penyimpanan liquid vape.

Temuan tersebut kemudian diperiksa melalui uji laboratorium untuk memastikan kandungan zat di dalam liquid. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa liquid vape tersebut mengandung MDMB-4en-PINACA, salah satu zat sintetis yang termasuk dalam kelompok cannabinoid sintetis. Pengungkapan laboratorium gelap ini dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi mengenai adanya aktivitas produksi liquid vape yang diduga telah dicampur dengan zat narkotika. Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan lokasi yang digunakan dalam aktivitas tersebut.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua tersangka yang diduga memiliki keterlibatan dalam produksi maupun peredaran liquid vape tersebut. Keduanya kini menjalani proses hukum untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan aktivitas produksi narkotika tersebut. Sebanyak 400 cartridge yang diamankan menjadi bagian penting dari barang bukti dalam penyidikan. Polisi juga masih mendalami asal bahan yang digunakan untuk membuat liquid, proses produksinya, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Penggunaan liquid vape sebagai media untuk memasukkan zat narkotika menjadi perhatian aparat penegak hukum karena bentuknya dapat menyerupai produk vape pada umumnya. Kandungan narkotika baru dapat diketahui setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk melalui pengujian laboratorium. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui sejauh mana aktivitas laboratorium gelap itu telah berjalan dan ke mana saja produk liquid vape mengandung narkotika tersebut diedarkan. Penyelidikan juga diarahkan untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain dalam jaringan tersebut.

Dengan ditemukannya ratusan cartridge berisi liquid yang terbukti mengandung MDMB-4en-PINACA, polisi memastikan kasus tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kedua tersangka beserta seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.