Jakarta – Polda Metro Jaya akan meminta klarifikasi dari YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo dalam penyelidikan dugaan pelibatan anak di bawah umur pada promosi produk vape. Langkah ini menjadi bagian dari proses penanganan laporan yang sudah masuk ke kepolisian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan bahwa penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak. Selain itu, petugas juga memeriksa barang bukti digital yang telah berhasil diperoleh selama proses penyelidikan.
Budi menjelaskan bahwa penyidik akan meminta keterangan dari saksi berinisial F. Pihaknya juga berencana mengundang PT TLI untuk memberikan penjelasan terkait hubungan kerja dengan MJ atau Bigmo, sekaligus meminta klarifikasi langsung dari pihak yang dilaporkan.
“Penyelidik selanjutnya akan meminta keterangan dari F sebagai saksi, mengundang pihak PT TLI untuk memberikan keterangan mengenai hubungan kerja dengan MJ, melakukan klarifikasi terhadap pihak yang dilaporkan (Bigmo), serta berkoordinasi dengan ahli guna melengkapi proses penyelidikan,” jelas Budi dalam keterangannya pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Sebelumnya, pada 2 Agustus, penyidik telah meminta klarifikasi terhadap pelapor. Langkah tersebut menjadi bagian awal dalam proses verifikasi laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya.
Sehari berselang, polisi mendatangi lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara di Jakarta Selatan. Di tempat tersebut, petugas memeriksa orang tua serta empat anak yang muncul dalam video terkait kasus ini.
Proses penyelidikan masih terus berlanjut. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk mengungkap seluruh fakta secara menyeluruh agar kasus ini dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.