Sumenep – Penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026) masih terus didalami pihak berwenang. Hingga saat ini, belum ada kesimpulan resmi mengenai apa yang memicu insiden tersebut. Namun, muncul kesaksian dari salah satu korban yang menyebut kebakaran diduga akibat korsleting di truk yang mengangkut bahan plastik.
Dalam sebuah video yang beredar, seorang pria yang merupakan korban terlihat duduk di area kapal tersebut. Pada momen itu, ia menyampaikan bahwa terdapat truk yang mengangkut bahan plastik mengalami korsleting. “Truk. Iya, truk pas bawa ini bahan plastik gitu,” kata pria tersebut dengan nada yang masih terdengar tegang.
Ia menjelaskan bahwa api kemudian menyambar plastik dan truk, yang diduga mengakibatkan kapal terbakar. “Iya (plastik api menyambar),” ucapnya. Pria tersebut kemudian ditenangkan oleh perekam video. Kondisi penumpang tersebut juga dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit menjelaskan, berdasarkan informasi dari PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), KM Mutiara Sentosa 2 mengangkut sekitar 250 orang saat insiden terjadi. Jumlah penumpang yang cukup banyak ini menjadi salah satu perhatian utama dalam proses evakuasi dan penanganan pasca-kebakaran.
Penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran masih berlangsung. Pihak berwenang terus melakukan verifikasi terhadap kesaksian korban mengenai dugaan korsleting di truk pengangkut plastik, sekaligus menelusuri kondisi muatan dan sistem kelistrikan di atas kapal. Proses pendalaman ini penting untuk memastikan tidak ada faktor lain yang turut memicu kebakaran.
Insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 menjadi perhatian publik karena melibatkan kapal penyeberangan yang mengangkut ratusan penumpang di perairan Madura. Masyarakat berharap penyebab pasti segera terungkap secara resmi agar langkah pencegahan dapat diterapkan lebih ketat di masa mendatang, khususnya terkait pengawasan muatan dan keselamatan pelayaran.