Memuat berita

Nasional

Gunung Anak Krakatau Kembali Alami Gempa Dini Hari, Aktivitas Vulkanik Masih Terpantau Level Siaga

Devi Sry Atmaja · 17 September 2026 · 21:12 WIB · 2 dibaca

Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Kamis (17/9/2026) dini hari. Berdasarkan laporan pemantauan yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, aktivitas kegempaan tercatat terjadi dalam periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Dalam laporan tersebut, kondisi visual Gunung Anak Krakatau terpantau tertutup kabut dengan tingkat pengamatan 0 hingga III. Asap kawah tidak teramati selama periode pemantauan berlangsung. Sementara itu, cuaca di sekitar gunung api terpantau berawan dengan kecepatan angin sedang yang bergerak ke arah barat laut.

Meski tidak terlihat adanya kepulan asap dari kawah, aktivitas kegempaan yang terjadi menunjukkan bahwa dinamika vulkanik di Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Pemantauan secara intensif terus dilakukan oleh petugas guna mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas gunung api yang berada di Selat Sunda tersebut. Gunung Anak Krakatau hingga kini masih berstatus Level III atau Siaga berdasarkan evaluasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Aktivitas Gunung Anak Krakatau dalam beberapa pekan terakhir memang menjadi perhatian berbagai pihak. Sebelumnya, gunung api tersebut beberapa kali mengalami erupsi dan peningkatan aktivitas seismik yang ditandai dengan gempa letusan, gempa hembusan, gempa frekuensi rendah, hingga tremor menerus. Kondisi tersebut membuat pemantauan dilakukan selama 24 jam untuk memastikan setiap perkembangan dapat terdeteksi dengan cepat.

BPBD bersama instansi terkait terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Warga, nelayan, maupun wisatawan diminta untuk mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG, termasuk tidak mendekati kawasan yang berada dalam radius bahaya yang telah ditetapkan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk hanya mengakses informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan BPBD guna menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kesiapsiagaan menjadi langkah penting mengingat Gunung Anak Krakatau merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang memiliki riwayat aktivitas vulkanik tinggi. Pemantauan terhadap kondisi visual maupun kegempaan Gunung Anak Krakatau masih terus dilakukan secara berkelanjutan oleh petugas pengamatan gunung api.