Memuat berita

Nasional

Pemerintah Luncurkan Program Magang Nasional 2026 dengan Kuota 150 Ribu Peserta

Devi Sry Atmaja · 30 Juni 2026 · 17:25 WIB · 3 dibaca
Pemerintah Luncurkan Program Magang Nasional 2026 dengan Kuota 150 Ribu Peserta

Foto: Instagram @sekretariat.kabinet

Jakarta – Pemerintah resmi melanjutkan Program Magang Nasional (PMN) tahun 2026 dengan skala yang jauh lebih besar. Kuota peserta ditingkatkan hingga 150 ribu orang yang akan disalurkan ke sekitar 8.800 perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di seluruh Indonesia. Program inisiasi Presiden Prabowo Subianto yang kini memasuki tahun kedua ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi para lulusan baru untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja sebelum memasuki dunia industri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa PMN bukan sekadar program magang biasa. Menurutnya, program ini memberikan manfaat ganda, yaitu peningkatan keahlian sekaligus kepastian pendapatan bagi peserta. “Program ini tidak hanya menjadi jembatan nyata bagi lulusan baru untuk menambah keahlian, melainkan juga menawarkan kepastian pendapatan riil di mana peserta bisa mengantongi uang saku hingga Rp5,5 juta per bulan selama masa magang,” ungkap Teddy Indra Wijaya.

Dengan penambahan kuota yang signifikan, PMN 2026 diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pemuda Indonesia dari berbagai daerah. Peserta akan ditempatkan di berbagai sektor industri sesuai dengan bidang studi dan minat mereka, mulai dari manufaktur, teknologi, pertanian, pariwisata, hingga sektor keuangan dan pelayanan publik.

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja langsung di perusahaan-perusahaan ternama, sehingga peserta tidak hanya memperoleh sertifikasi kompetensi, tetapi juga peluang rekrutmen lanjutan setelah masa magang berakhir. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus melakukan koordinasi dengan dunia usaha untuk memastikan kualitas pelaksanaan program, termasuk pemantauan proses magang dan perlindungan hak peserta. Peluncuran PMN 2026 menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengatasi tantangan pengangguran di kalangan pemuda dan fresh graduate. Melalui program ini, diharapkan tercipta link and match yang lebih kuat antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.

Peserta magang akan mendapatkan pembekalan awal, pendampingan selama program, serta uang saku yang kompetitif, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus membangun pengalaman profesional yang berharga.