Memuat berita

Football

John Herdman Terpukau Liga Putri Indonesia, Pelatih Timnas Berharap Anaknya Bisa Ikut Bermain

Fazlur Rahman · 22 Oktober 2026 · 17:25 WIB · 2 dibaca
John Herdman Terpukau Liga Putri Indonesia, Pelatih Timnas Berharap Anaknya Bisa Ikut Bermain

Foto: Jakartaterkini.id

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan ketertarikannya terhadap perkembangan sepak bola putri di Tanah Air. Kehadiran Indonesia Women's League (IWL) yang kembali bergulir mendapat sambutan positif darinya. Bahkan, Herdman mengungkapkan harapan agar anaknya suatu hari bisa bermain di kompetisi tersebut.

Herdman menyaksikan langsung pertandingan pembuka Indonesia Women's League yang berlangsung pada Minggu (18/10/2026). Kehadirannya menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan kompetisi sepak bola putri Indonesia yang kembali menggeliat setelah sempat mengalami masa vakum.

Pelatih asal Inggris yang pernah menangani tim nasional putri Kanada dan Selandia Baru itu menilai keberadaan liga domestik memiliki peran penting dalam membangun kekuatan sebuah tim nasional. Menurutnya, kompetisi yang berjalan secara teratur dapat memberikan ruang bagi pemain untuk berkembang, mengasah kemampuan, serta memperoleh pengalaman bertanding.

Bagi Herdman, keberhasilan sebuah tim nasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas pelatih atau program latihan di tingkat nasional. Kompetisi domestik juga menjadi bagian penting dalam membentuk pemain yang mampu bersaing, baik dari segi teknik, pemahaman taktik, maupun mental bertanding.

Karena itu, kembalinya Indonesia Women's League dinilai sebagai perkembangan yang patut disambut positif. Liga yang berjalan dengan baik dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak pesepak bola putri untuk menunjukkan kemampuan mereka, sekaligus menciptakan jalur pembinaan yang lebih jelas menuju level tim nasional.

Herdman juga menaruh perhatian pada para pemain yang terlibat dalam kompetisi tersebut. Kehadiran pemain-pemain yang mendapatkan kesempatan bertanding secara konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam membangun fondasi sepak bola putri yang lebih kuat.

Antusiasmenya terhadap IWL bahkan disertai harapan personal agar anaknya dapat merasakan pengalaman bermain di Liga Putri Indonesia. Pernyataan tersebut menggambarkan ketertarikannya terhadap kompetisi yang sedang berkembang ini, meskipun belum ada informasi mengenai rencana konkret maupun klub yang mungkin menjadi tujuan anaknya.

Kebangkitan liga putri menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia. Kompetisi yang berkelanjutan dapat membantu klub melakukan pembinaan jangka panjang, meningkatkan kualitas pemain, serta memberikan lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk meniti karier profesional.

Di sisi lain, keberlangsungan liga juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari federasi, klub, sponsor, hingga masyarakat. Pengelolaan kompetisi yang konsisten, fasilitas yang memadai, dan peningkatan kualitas pertandingan dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pemain putri.

Kehadiran Herdman dalam laga pembuka IWL pun menjadi perhatian tersendiri. Dukungan dan pandangannya mengenai pentingnya liga domestik sejalan dengan kebutuhan membangun fondasi kompetisi yang kuat agar sepak bola putri Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan.

Meski demikian, tantangan berikutnya adalah memastikan kebangkitan kompetisi tidak berhenti pada penyelenggaraan satu musim. Konsistensi jadwal, kualitas pembinaan, dan kesempatan bermain bagi para atlet akan menjadi faktor penting untuk menjaga perkembangan sepak bola putri dalam jangka panjang.

Antusiasme Herdman terhadap Indonesia Women's League memberikan sorotan positif bagi kompetisi tersebut. Harapannya agar anaknya bisa bermain di liga ini juga menjadi gambaran bahwa sepak bola putri Indonesia mulai menarik perhatian, seiring upaya membangun kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.