Memuat berita

Nasional

Jakarta, NTB, Dan NTT menjadi Tuan Rumah: PON XXII 2028 Digelar di Tiga Provinsi

Devi Sry Atmaja · 26 Juni 2026 · 16:34 WIB · 2 dibaca
Jakarta, NTB, Dan NTT menjadi Tuan Rumah: PON XXII 2028 Digelar di Tiga Provinsi

Foto: Dok. Kemenpora

Jakarta – Ibukota kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional terbesar. Bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), DKI Jakarta resmi ditetapkan sebagai penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kepada para gubernur ketiga provinsi di Kantor Kemenpora, Jakarta.

Penyerahan SK tersebut menandai babak baru penyelenggaraan PON yang bersifat kolaboratif antarprovinsi. Untuk pertama kalinya, PON digelar secara bersama oleh tiga daerah, dengan pembagian venue yang memanfaatkan fasilitas olahraga existing di masing-masing wilayah. Upacara pembukaan rencananya akan digelar di NTT, sementara penutupan di NTB.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik penugasan ini. Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa berbagai fasilitas olahraga yang ada saat ini sudah siap mendukung pelaksanaan pertandingan. Jakarta akan berperan sebagai pendukung utama, memanfaatkan venue-venue berkelas internasional yang telah terbukti sukses menyelenggarakan event-event besar, seperti Asian Games 2018.

“Jakarta siap berkontribusi penuh untuk menyukseskan PON XXII. Kami akan memastikan koordinasi yang baik antarprovinsi agar event ini berjalan lancar, inklusif, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan olahraga nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur NTT Melki Laka Lena menyatakan kesiapan penuh daerahnya. Keduanya menekankan semangat kolaborasi antar “saudara” NTB-NTT yang didukung Jakarta. Menpora Erick Thohir menegaskan pentingnya transparansi, efisiensi anggaran, serta tidak adanya pembangunan fasilitas baru yang besar, agar PON kali ini lebih berkelanjutan dan berorientasi pada pemanfaatan aset existing.

PON XXII 2028 diperkirakan akan mempertandingkan sekitar 40 cabang olahraga. Event ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan momentum memperkuat persatuan bangsa, mendorong prestasi atlet, serta mempromosikan pariwisata dan ekonomi daerah tuan rumah.

Dengan melibatkan Jakarta sebagai mitra, diharapkan standar penyelenggaraan semakin tinggi, mulai dari infrastruktur, akomodasi, hingga pengelolaan event yang profesional. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi atlet-atlet muda dari seluruh Indonesia untuk bersaing di venue berkualitas.

Pemerintah pusat, provinsi, serta seluruh stakeholder olahraga kini tengah menyusun rencana induk dan timeline persiapan yang lebih detail. Koordinasi lintas daerah menjadi kunci utama keberhasilan PON edisi mendatang.