Memuat berita

Nasional

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Hanya Pertalite yang di Bawah 20 Hari

Devi Sry Atmaja · 19 Oktober 2026 · 11:29 WIB · 3 dibaca
Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Hanya Pertalite yang di Bawah 20 Hari

Foto: Dok. Kementrian ESDM

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memberikan keterangan resmi. Ia menyampaikan kondisi terkini mengenai ketersediaan Bahan Bakar Minyak di sejumlah wilayah Indonesia. Penjelasan tersebut disampaikan untuk merespons perhatian publik terhadap stok BBM. Informasi didasarkan pada laporan langsung dari PT Pertamina. Berdasarkan laporan yang diterima Bahlil, stok BBM secara nasional masih dalam kondisi aman. Cadangan yang tersedia mencapai 16 hingga 18 hari. Angka tersebut menjadi acuan utama dalam menilai kecukupan pasokan. Pemerintah memastikan distribusi tetap berjalan sesuai kebutuhan.

Namun, Bahlil menekankan bahwa kondisi 16-18 hari tersebut hanya berlaku untuk jenis BBM tertentu. RON 90 atau yang dikenal sebagai Pertalite menjadi satu-satunya jenis yang berada di level tersebut. Jenis BBM lain tidak mengalami tekanan yang sama. Perbedaan kondisi antarjenis BBM menjadi poin penting yang disampaikan. Untuk BBM jenis Solar, kondisi dinyatakan aman tanpa masalah. Begitu pula dengan RON 92, RON 95, dan RON 98. Seluruh jenis tersebut tidak mengalami isu ketersediaan. Pasokan berjalan normal sesuai dengan permintaan di lapangan. Bahlil memberikan penjelasan rinci dalam konferensi pers. 

“Yang kurang dari 20 hari itu hanya round 90. Tapi kalau Solar, RON 92, RON 95, RON 98 itu no issue, nggak ada masalah. Yang terjadi pergeseran dari 16 ke 18 hari itu adalah RON 90,” kata Bahlil pada Jumat (16/10/2026).

Dengan menekankan bahwa hanya RON 90 yang berada di bawah 20 hari, Bahlil ingin menghindari kesalahpahaman. Masyarakat sering menganggap seluruh jenis BBM mengalami kelangkaan. Padahal, menurut laporan Pertamina, tekanan hanya terjadi pada Pertalite. Jenis lainnya berada dalam kondisi aman. Pergeseran stok RON 90 dari 16 ke 18 hari menjadi catatan tersendiri. Meski masih di bawah 20 hari, terdapat peningkatan cadangan. Pemerintah dan Pertamina terus memantau pergerakan stok tersebut. Distribusi ke wilayah-wilayah yang membutuhkan tetap dioptimalkan.

Sebagai Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil memiliki tanggung jawab langsung terhadap isu energi. Keterangan resminya menjadi rujukan bagi publik dan pelaku usaha. Transparansi kondisi stok BBM penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Informasi yang akurat mencegah kepanikan. Solar sebagai bahan bakar utama sektor transportasi dan industri dinyatakan tidak bermasalah. RON 92, 95, dan 98 yang merupakan BBM non-subsidi juga dalam kondisi aman. Fokus perhatian hanya pada RON 90 yang masih di level 16-18 hari. Pemerintah terus berupaya meningkatkan cadangan jenis tersebut.

Konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM menjadi forum resmi penyampaian data. Bahlil merujuk langsung pada laporan PT Pertamina sebagai operator utama. Data 16-18 hari untuk RON 90 dan no issue untuk jenis lain disampaikan secara terbuka. Klarifikasi ini diharapkan meredam spekulasi di tengah masyarakat. Dengan stok nasional yang masih aman secara keseluruhan, distribusi BBM dipastikan terus berjalan. Namun, perhatian khusus tetap diberikan pada Pertalite. Pergeseran dari 16 ke 18 hari menunjukkan adanya perbaikan meski belum mencapai 20 hari. Upaya peningkatan stok terus dilakukan.

Bahlil menegaskan perbedaan kondisi antarjenis BBM agar tidak terjadi generalisasi. Hanya RON 90 yang kurang dari 20 hari. Solar dan BBM beroktan lebih tinggi tidak mengalami gangguan. Pesan ini penting bagi konsumen dan pelaku distribusi di daerah. Laporan Pertamina yang menjadi dasar keterangan Bahlil memberikan gambaran terkini. Stok 16-18 hari untuk RON 90 masih dalam kategori aman menurut standar operasional. Namun, pemerintah tidak lengah dan terus memantau. Ketersediaan BBM merupakan isu strategis yang berdampak luas. Dengan menyampaikan keterangan secara langsung, Bahlil ingin memastikan publik mendapatkan informasi resmi. Tidak ada masalah pada Solar, RON 92, 95, dan 98. Hanya Pertalite yang berada di level 16-18 hari dengan tren perbaikan. Koordinasi dengan Pertamina tetap intensif.