NEW YORK
Menurut keterangan kepolisian, seorang perempuan yang membawa dua pisau tiba-tiba menyerang Piacenti dan seorang pria berusia 68 tahun. Serangan tersebut membuat kedua korban mengalami luka serius. Piacenti kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Sementara itu, korban laki-laki berusia 68 tahun berhasil selamat dan mendapatkan perawatan setelah insiden tersebut.
Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Pamela Cisneros (49). Perempuan tersebut disebut membawa dua pisau ketika melakukan penyerangan terhadap kedua korban. Petugas kepolisian yang berada di lokasi kemudian mengambil tindakan untuk menghentikan serangan. Cisneros akhirnya ditembak oleh polisi dan meninggal dunia di tempat kejadian. Insiden tersebut langsung memicu respons aparat di kawasan Times Square. Polisi melakukan pengamanan dan penyelidikan untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif di balik serangan tersebut. Aparat belum mengungkap alasan yang diduga melatarbelakangi tindakan Cisneros menyerang kedua korban. Penyidik juga masih mendalami hubungan antara pelaku dan para korban. Polisi menyebut serangan tersebut diduga dilakukan secara acak, namun penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian. Kawasan Times Square sendiri merupakan salah satu titik tersibuk di New York. Serangan dengan senjata tajam di area publik tersebut kembali menyoroti tantangan keamanan di kawasan yang setiap harinya dipadati warga lokal maupun wisatawan.
Kematian Piacenti menjadi perhatian karena korban diketahui merupakan seorang profesional di sektor perbankan. Sebagai wakil presiden Bank of America, Piacenti dikenal bekerja di salah satu lembaga keuangan terbesar di Amerika Serikat. Pihak kepolisian hingga kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lokasi kejadian. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat mengungkap secara lebih jelas bagaimana serangan tersebut terjadi serta apa yang menjadi pemicu tindakan pelaku.