Memuat berita

Football

Timnas Indonesia Hadapi Laga Penentuan, Bangladesh Jadi Penghalang Terakhir Menuju Final ASEAN Cup 2026

Fazlur Rahman · 01 Oktober 2026 · 11:45 WIB · 2 dibaca
Timnas Indonesia Hadapi Laga Penentuan, Bangladesh Jadi Penghalang Terakhir Menuju Final ASEAN Cup 2026

Foto: Kompas.com

Timnas Indonesia menjalani latihan terakhir di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (30/9/2026), sebagai persiapan menghadapi Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Laga tersebut menjadi penentu perjalanan skuad Garuda untuk mengamankan tiket ke babak final.

Sesi latihan berlangsung sehari sebelum pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Kick-off dijadwalkan pukul 19.30 WIB. Pertandingan ini menjadi laga yang sangat penting karena persaingan Grup A masih terbuka hingga pertandingan terakhir.

Sebanyak 23 pemain mengikuti sesi latihan terakhir tersebut. Namun, salah satu nama penting, Thom Haye, dipastikan tidak dapat dimainkan karena harus menjalani hukuman setelah menerima kartu merah ketika Indonesia menghadapi Malaysia pada pertandingan sebelumnya.

Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37 dalam pertandingan Indonesia kontra Malaysia, Senin (28/9). Kartu tersebut membuat Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan. Meski berada dalam tekanan, skuad Garuda mampu mempertahankan skor 0-0 hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui absennya Thom Haye menjadi salah satu hal yang harus diantisipasi tim. Menurutnya, Haye merupakan pemain yang memiliki semangat dan emosi besar ketika berada di lapangan. Herdman juga menyebut insiden kartu merah tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi tim.

Absennya Haye membuat Indonesia harus menyiapkan alternatif di lini tengah. Sementara itu, 23 pemain tetap mengikuti sesi latihan terakhir untuk memastikan kesiapan fisik dan taktik menjelang pertandingan melawan Bangladesh.

Indonesia saat ini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Skuad Garuda berada di posisi kedua Grup A, di bawah Malaysia yang memiliki jumlah poin sama tetapi unggul dalam selisih gol. Indonesia mencatat selisih gol +2, sedangkan Malaysia +3.

Sebelumnya, Indonesia mengawali perjalanan di Grup A dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Setelah itu, Garuda bermain imbang tanpa gol ketika menghadapi Malaysia. Hasil tersebut membuat persaingan perebutan posisi teratas grup harus ditentukan pada pertandingan terakhir.

Di sisi lain, Bangladesh berada di posisi terbawah Grup A tanpa raihan poin. Bangladesh sebelumnya kalah 0-3 dari Malaysia dan kemudian takluk 0-1 dari Singapura. Kendati demikian, Indonesia tetap harus menjaga konsentrasi karena kemenangan menjadi target utama untuk menjaga peluang melaju ke babak final.

Pertandingan Indonesia kontra Bangladesh juga tidak dapat dipisahkan dari laga Malaysia melawan Singapura. Kedua pertandingan terakhir Grup A akan berlangsung secara bersamaan pada Kamis (1/10) pukul 19.30 WIB. Indonesia bermain di SUGBK, sedangkan Malaysia menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Situasi tersebut membuat perolehan poin dan selisih gol menjadi faktor penting. Indonesia membutuhkan hasil maksimal saat menghadapi Bangladesh, sementara posisi akhir di klasemen juga akan dipengaruhi hasil pertandingan Malaysia kontra Singapura.

Dengan kondisi tersebut, laga di SUGBK bukan sekadar pertandingan penutup fase grup bagi Timnas Indonesia. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad asuhan John Herdman untuk menentukan nasib mereka sendiri melalui hasil di lapangan, sekaligus menutup fase grup dengan performa yang cukup untuk membawa Garuda melangkah ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026.

Dukungan publik di SUGBK juga diperkirakan menjadi bagian penting dari atmosfer pertandingan. Setelah melewati laga ketat melawan Malaysia dengan 10 pemain, Timnas Indonesia kini harus kembali fokus menghadapi Bangladesh dengan komposisi yang disesuaikan akibat absennya Thom Haye.

Pertandingan Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026), mulai pukul 19.30 WIB. Hasil laga tersebut bersama pertandingan Malaysia vs Singapura akan menentukan siapa yang berhak keluar sebagai pemuncak Grup A dan melaju ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026.