Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Polda Metro Jaya menggerebek sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di Kompleks Permata, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat. Kawasan yang dikenal dengan sebutan Kampung Ambon tersebut menjadi sasaran operasi gabungan pada Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, operasi dimulai sekitar pukul 10.10 WIB. Sebelum melakukan penggerebekan, personel dari sejumlah instansi tersebut terlebih dahulu berkumpul di satu titik untuk mengikuti pengarahan sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah menerima arahan, petugas bergerak menuju sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan menyisir berbagai tempat, mulai dari rumah, bangunan kontrakan, hingga kamar kos. Petugas memeriksa sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kawasan tersebut.
Sejumlah orang terlihat diamankan oleh petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tangan beberapa orang yang dibawa petugas tampak diikat menggunakan kabel ties selama proses pengamanan. Namun, jumlah pasti orang yang diamankan serta status hukum mereka belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.
Selain mengamankan sejumlah orang, petugas juga menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Barang bukti tersebut meliputi sejumlah jenis narkotika, timbangan, telepon seluler, serta plastik klip yang diduga digunakan untuk menyimpan atau mengemas barang terlarang.
Petugas turut menemukan belasan senjata tajam di lokasi penggerebekan. Berbagai jenis senjata yang ditemukan antara lain pisau, golok, pedang, dan tombak. Temuan tersebut menjadi bagian dari barang bukti yang perlu didalami lebih lanjut untuk memastikan kepemilikan, fungsi, serta kaitannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.
Keterlibatan Bareskrim Polri, BNN, dan Polda Metro Jaya dalam operasi ini menunjukkan adanya koordinasi lintas instansi dalam penanganan dugaan peredaran narkoba. Pemeriksaan terhadap lokasi, orang-orang yang diamankan, serta barang bukti yang ditemukan akan menjadi bagian penting untuk mengungkap aktivitas yang diduga berlangsung di kawasan tersebut.
Meski demikian, informasi mengenai jenis dan jumlah narkotika yang disita, total orang yang diamankan, serta kemungkinan adanya tersangka dalam operasi tersebut belum tersedia secara terperinci. Kepastian mengenai peran masing-masing orang dan keterkaitan barang bukti dengan dugaan peredaran narkoba masih memerlukan hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
Penggerebekan di Kompleks Permata ini menjadi bagian dari upaya aparat untuk menindak dugaan peredaran narkotika di wilayah Jakarta Barat. Hasil pemeriksaan lanjutan diharapkan dapat memberikan gambaran lebih lengkap mengenai temuan dalam operasi tersebut, termasuk kemungkinan jaringan yang terlibat dan langkah hukum yang akan ditempuh kepolisian maupun BNN.