Memuat berita

Nasional

Sempat Dikabarkan Kena OTT, Sestama BNPB Rustian Keluar dari Gedung KPK dan Naik Taksi Biru

Fazlur Rahman · 15 Oktober 2026 · 18:34 WIB · 2 dibaca
Sempat Dikabarkan Kena OTT, Sestama BNPB Rustian Keluar dari Gedung KPK dan Naik Taksi Biru

Foto: Inilah.com

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, menjadi perhatian awak media saat keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Rabu (14/10/2026) pukul 14.52 WIB. Di tengah sorotan terkait kabar operasi tangkap tangan (OTT), Rustian memilih tidak memberikan keterangan kepada wartawan yang telah menunggunya.

Suasana di sekitar gedung antirasuah mendadak ramai ketika Rustian terlihat keluar dari bangunan tersebut. Puluhan awak media langsung mendekat dan mengikuti langkahnya untuk mencoba memperoleh penjelasan mengenai kedatangannya ke KPK.

Mengenakan kemeja dan masker putih, Rustian berjalan meninggalkan gedung tanpa menjawab pertanyaan yang dilontarkan para jurnalis. Ia menempuh jarak sekitar 50 meter menuju pinggir jalan, sementara awak media terus berusaha meminta konfirmasi terkait informasi yang beredar.

Di tengah perjalanan, Rustian sempat berhenti sejenak dan terlihat menengok ke kanan serta kiri. Namun, ia kembali melanjutkan langkahnya tanpa memberikan pernyataan kepada awak media yang mengerumuninya.

Rustian kemudian menuju halte yang berada di samping Gedung KPK. Di lokasi tersebut, terlihat sebuah taksi berwarna biru yang kemudian didatangi oleh pejabat BNPB tersebut.

Saat berjalan menuju taksi, Rustian tampak membawa dua tas yang terlihat penuh. Ia tetap tidak memberikan tanggapan atas pertanyaan wartawan hingga bergerak meninggalkan area gedung.

Momen keluarnya Rustian dari Gedung KPK itu menjadi perhatian karena namanya dikaitkan dengan kabar operasi tangkap tangan. Meski demikian, keberadaannya di gedung tersebut dan sikapnya yang memilih bungkam belum dengan sendirinya menjelaskan status hukum maupun perkara yang sedang ditangani.

Kepastian mengenai dugaan OTT, alasan Rustian berada di Gedung KPK, serta status hukumnya perlu merujuk pada keterangan resmi lembaga antirasuah. Hingga informasi yang disampaikan dalam laporan ini, belum terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai hal-hal tersebut.

Peristiwa itu menambah perhatian publik terhadap perkembangan informasi yang mengaitkan pejabat BNPB tersebut dengan KPK. Konfirmasi resmi dari pihak terkait diperlukan agar informasi mengenai kasus ini dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan yang belum terverifikasi.