Memuat berita

Nasional

Rayakan HUT ke-28, PAN Gelar Nikah Massal untuk 28 Pasangan, Lengkap dengan Resepsi dan Modal Usaha

Fazlur Rahman · 12 Oktober 2026 · 14:59 WIB · 2 dibaca
Rayakan HUT ke-28, PAN Gelar Nikah Massal untuk 28 Pasangan, Lengkap dengan Resepsi dan Modal Usaha

Foto: Merdeka

Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar acara nikah massal yang diikuti 28 pasangan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 partai tersebut, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan bagi pasangan yang ingin membangun rumah tangga, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan membutuhkan bantuan untuk mewujudkan pernikahan impian.

Sebanyak 28 pasangan yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari beragam profesi dan latar belakang. Mereka terpilih melalui proses seleksi dari ratusan pendaftar yang sebelumnya mengajukan diri untuk mengikuti program tersebut. Seleksi dilakukan untuk menentukan pasangan yang dapat memperoleh fasilitas pernikahan yang disediakan panitia.

Melalui program ini, PAN memfasilitasi berbagai kebutuhan pernikahan peserta, mulai dari tata rias atau makeup, busana pengantin, dekorasi, prosesi akad nikah, hingga resepsi. Dengan dukungan tersebut, para pasangan dapat menjalani momen pernikahan tanpa harus menanggung seluruh biaya penyelenggaraan secara mandiri.

Bagi pasangan yang memiliki keterbatasan finansial, biaya pernikahan kerap menjadi salah satu tantangan ketika hendak memulai kehidupan bersama. Kebutuhan untuk menyiapkan pakaian, perlengkapan acara, tempat penyelenggaraan, hingga resepsi dapat membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Kehadiran program nikah massal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban tersebut sekaligus memberi kesempatan kepada peserta untuk merayakan pernikahan bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

Dukungan yang diberikan tidak berhenti pada pelaksanaan akad dan resepsi. Para pasangan juga memperoleh bantuan modal usaha sebagai bekal untuk memulai kehidupan rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk merintis atau mengembangkan usaha sehingga pasangan memiliki peluang membangun kemandirian ekonomi setelah menikah.

Pemberian modal usaha menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini karena kehidupan setelah pernikahan membutuhkan persiapan yang berkelanjutan. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, pasangan juga perlu membangun kestabilan keuangan dan merencanakan masa depan keluarga. Dengan pengelolaan yang tepat, dukungan modal dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan usaha produktif.

Kegiatan tersebut turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PAN melalui program PANen Cuan PANtang Menyerah. Keterlibatan UMKM membuka ruang bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara sekaligus memperkenalkan produk dan layanan mereka kepada para undangan.

Acara nikah massal ini dihadiri lebih dari 1.300 undangan. Kehadiran para tamu menambah semarak peringatan HUT ke-28 PAN, sekaligus menjadi bagian dari perayaan yang menggabungkan kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan peran pelaku UMKM.

Melalui penyelenggaraan nikah massal tersebut, PAN menghadirkan program yang tidak hanya berfokus pada momen pernikahan, tetapi juga menyentuh persiapan ekonomi pasangan setelah membangun keluarga. Fasilitas acara dan dukungan modal usaha menjadi dua bentuk bantuan yang diberikan kepada peserta dalam kegiatan tersebut.

Meski demikian, keberlanjutan manfaat program akan sangat bergantung pada pemanfaatan bantuan oleh masing-masing pasangan. Modal usaha yang dikelola secara terencana dapat membantu mengembangkan kegiatan ekonomi, sementara pendampingan dan pengelolaan keuangan yang baik berperan penting dalam menjaga keberlangsungan usaha.

Peringatan HUT ke-28 PAN melalui kegiatan ini sekaligus menyoroti pentingnya dukungan sosial bagi masyarakat yang ingin membangun keluarga di tengah tantangan ekonomi. Bagi 28 pasangan peserta, acara tersebut menjadi kesempatan untuk merayakan pernikahan dengan fasilitas yang disediakan, sekaligus memperoleh bekal awal untuk menata kehidupan rumah tangga dan mengembangkan usaha.