Memuat berita

Nasional

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri

Devi Sry Atmaja · 01 Oktober 2026 · 16:27 WIB · 2 dibaca
Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri

Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Prosesi pelantikan digelar secara khidmat di hadapan sejumlah pejabat tinggi negara. Pada kesempatan yang sama, Komjen Polisi Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia menjadi pendamping Suyudi Ario Seto dalam memimpin institusi Polri. Kehadiran dua pejabat tinggi tersebut menandai babak baru kepemimpinan di tubuh Korps Bhayangkara. Transisi jabatan berjalan tertib dan sesuai protokol.

Sebelum dilantik sebagai Kapolri, Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional. Pengalamannya di BNN memberinya pemahaman mendalam mengenai isu narkotika dan keamanan nasional. Rekam jejak panjang di kepolisian menjadi bekal penting dalam mengemban amanah baru. Publik menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan yang akan datang. Sementara itu, Wahyu Hadiningrat sebelumnya menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran atau Astamarena. Posisi tersebut memberinya pengalaman dalam pengelolaan perencanaan dan anggaran di internal Polri. Kini ia dipercaya mendampingi Kapolri sebagai Wakapolri. Sinergi keduanya diharapkan memperkuat kinerja institusi. Pelantikan di Istana Negara menjadi momen bersejarah bagi Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat. Keduanya mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Suasana acara berlangsung formal dan penuh khidmat. Dokumentasi resmi segera menyebar ke publik setelah prosesi selesai.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang digantikan Suyudi telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Kapolri. Transisi kepemimpinan di Polri menjadi perhatian utama pada hari itu. Presiden Prabowo memastikan proses serah terima berjalan lancar. Stabilitas institusi kepolisian menjadi prioritas yang dijaga. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru membawa pengalaman dari BNN ke markas besar Polri. Tantangan penegakan hukum, keamanan, dan pelayanan publik menjadi fokus utama. Dukungan dari seluruh jajaran Bhayangkara sangat dibutuhkan. Komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat disampaikan secara implisit melalui kesiapan mengemban tugas. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri diharapkan mampu memperkuat aspek perencanaan dan pengelolaan sumber daya di Polri. Pengalamannya sebagai Astamarena menjadi modal penting dalam posisi baru. Kerja sama erat dengan Kapolri menjadi kunci keberhasilan kepemimpinan kolektif. Publik menanti langkah konkret yang akan diambil.

Presiden Prabowo Subianto terlihat memimpin langsung prosesi pelantikan. Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara menambah khidmatnya acara. Serah terima jabatan Kapolri dan Wakapolri berlangsung sesuai ketentuan. Kedua pejabat resmi memulai tugas baru pada hari yang sama. Dengan dilantiknya Suyudi Ario Seto, kepemimpinan Polri memasuki fase baru. Penggantian Listyo Sigit Prabowo berlangsung setelah melalui proses di DPR. Persetujuan aklamasi sebelumnya memberikan legitimasi kuat. Kini Suyudi resmi memegang komando tertinggi di institusi kepolisian. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menjadi mitra strategis bagi Suyudi. Kombinasi pengalaman keduanya diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan. Penegakan hukum yang berkeadilan dan pelayanan prima kepada masyarakat menjadi agenda utama. Sinergi internal Polri terus diperkuat.

Sebagai mantan Kepala BNN, Suyudi membawa perspektif penanganan kejahatan narkotika yang lebih kuat. Sementara Wahyu dengan latar belakang perencanaan dan anggaran diharapkan memperkuat tata kelola. Kombinasi tersebut menjadi modal berharga bagi Polri. Harapan publik terhadap perbaikan kinerja semakin tinggi. Dengan selesainya pelantikan, transisi kepemimpinan di Polri resmi selesai. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri mulai menjalankan tugas. Presiden Prabowo menunjukkan kepercayaan kepada kedua sosok tersebut. Stabilitas dan profesionalisme Polri menjadi harapan utama masyarakat.