Memuat berita

Nasional

Pramono Anung Puji Gedung Sekolah Enam Lantai di Pasar Rebo: Kaya di Luar Negeri

Devi Sry Atmaja · 13 Oktober 2026 · 14:16 WIB · 2 dibaca
Pramono Anung Puji Gedung Sekolah Enam Lantai di Pasar Rebo: Kaya di Luar Negeri

Foto: Kompas.com/Ruby Rachmadina

JAKARTA - Bangunan enam lantai berdiri megah di lingkungan SDN Pekayon 05 Pagi dan SMP Negeri 91 Jakarta. Lokasi sekolah tersebut berada di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Gedung yang telah direnovasi kini menampilkan wajah baru yang modern. Fasilitas di dalamnya jauh lebih lengkap dibandingkan sebelumnya. Gedung hasil renovasi itu dilengkapi dengan lift untuk memudahkan mobilitas. Perpustakaan yang lebih representatif juga tersedia bagi siswa. Kantin sekolah ditata ulang agar lebih nyaman. Ruang belajar diperbarui dengan standar yang lebih baik.

Fasilitas olahraga di lingkungan sekolah tersebut kini lebih luas. Area bermain dan olahraga memberikan ruang gerak yang memadai bagi siswa. Kelengkapan fasilitas ini mendukung kegiatan belajar dan ekstrakurikuler. Lingkungan sekolah terasa lebih representatif. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi tersebut. Kunjungan dilakukan pada Senin (12/10/2026). Ia menyaksikan sendiri hasil revitalisasi gedung sekolah. Tanggapan positif langsung disampaikan saat meninjau fasilitas. Pramono Anung mengungkapkan kesan pertama saat berada di lokasi. 

“Kaya di luar negeri,” kata Pramono. Ungkapan tersebut mencerminkan kekagumannya terhadap kualitas renovasi. Suasana gedung dinilai setara dengan standar fasilitas pendidikan di luar negeri.

Revitalisasi gedung SDN Pekayon 05 Pagi dan SMP Negeri 91 Jakarta merupakan bagian dari program besar. Pemprov DKI Jakarta merenovasi 19 gedung sekolah dalam tahun anggaran 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Sekolah-sekolah yang masuk daftar mendapatkan perhatian khusus. Dengan adanya lift, siswa dan guru lebih mudah berpindah antarlantai. Gedung enam lantai tidak lagi menjadi kendala mobilitas. Aksesibilitas menjadi salah satu fokus dalam desain renovasi. Kenyamanan seluruh warga sekolah meningkat signifikan.

Perpustakaan yang diperbarui diharapkan mendorong minat baca siswa. Ruang yang nyaman dan koleksi buku yang memadai menjadi penunjang literasi. Kantin yang ditata ulang juga mendukung pemenuhan gizi selama di sekolah. Fasilitas pendukung belajar semakin lengkap. Ruang belajar yang direnovasi memberikan atmosfer lebih kondusif. Pencahayaan, ventilasi, dan tata ruang diperhatikan dalam proses revitalisasi. Siswa dapat belajar dengan lebih nyaman. Kualitas proses pembelajaran diharapkan ikut meningkat.

Fasilitas olahraga yang lebih luas memberikan kesempatan siswa untuk aktif bergerak. Kegiatan fisik dan ekstrakurikuler olahraga dapat berlangsung optimal. Kesehatan dan kebugaran siswa menjadi perhatian dalam desain sekolah modern. Lingkungan yang mendukung gaya hidup aktif tercipta. Kunjungan Pramono Anung menjadi momen evaluasi sekaligus apresiasi. Ia ingin memastikan program renovasi berjalan sesuai tujuan. Kesan “kaya di luar negeri” menjadi testimoni langsung dari kepala daerah. Standar fasilitas pendidikan di Jakarta terus ditingkatkan. Program renovasi 19 gedung sekolah pada tahun anggaran 2025 menunjukkan komitmen Pemprov DKI. Infrastruktur pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan. SDN Pekayon 05 Pagi dan SMP Negeri 91 Jakarta menjadi salah satu contoh hasil nyata. Sekolah lain dalam daftar program juga akan menyusul.

Dengan fasilitas lengkap seperti lift, perpustakaan, kantin, ruang belajar, dan area olahraga, sekolah tersebut siap memberikan pengalaman belajar lebih baik. Siswa berhak mendapatkan lingkungan pendidikan yang nyaman dan modern. Revitalisasi bukan hanya soal bangunan, tetapi juga peningkatan mutu. Pramono Anung melalui kunjungannya ingin mendorong semangat perbaikan berkelanjutan. Fasilitas yang sudah baik harus diimbangi dengan pemeliharaan dan pemanfaatan optimal. Guru dan siswa diharapkan menjaga serta memanfaatkan fasilitas dengan baik. Kolaborasi seluruh pihak dibutuhkan.