Memuat berita

Nasional

Pelti Proses Naturalisasi Petenis Rusia Arina Varaksina, Peringkat 900 Dunia Pernah Kalahkan Pemain Top 150

Fazlur Rahman · 19 Oktober 2026 · 11:36 WIB · 2 dibaca
Pelti Proses Naturalisasi Petenis Rusia Arina Varaksina, Peringkat 900 Dunia Pernah Kalahkan Pemain Top 150

Foto: MerahPutih

Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) tengah memproses pengalihan kewarganegaraan petenis putri asal Rusia, Arina Varaksina. Atlet berusia 19 tahun tersebut dipertimbangkan untuk memperkuat tenis Indonesia setelah menunjukkan kemampuan kompetitif di sejumlah turnamen dan memiliki kedekatan dengan Tanah Air sejak masa kecil.

Arina diketahui tidak memiliki darah keturunan Indonesia. Namun, ia menghabiskan masa kecil dan tumbuh di Indonesia sebelum sempat menjalani latihan di Rusia. Kini, petenis muda tersebut telah kembali ke Indonesia dan masuk dalam perhatian PP Pelti dalam upaya pengembangan atlet tenis nasional.

Ardi menilai Arina memiliki kualitas permainan yang cukup menjanjikan. Meski saat ini berada di sekitar peringkat ke-900 dunia, Arina disebut pernah mengalahkan pemain yang menempati peringkat 150 dunia. Hasil tersebut dinilai menjadi salah satu indikator bahwa ia mampu bersaing menghadapi lawan dengan peringkat yang jauh lebih tinggi.

Pengalaman menghadapi pemain berperingkat lebih baik menjadi modal penting bagi seorang atlet untuk meningkatkan kualitas permainan. Namun, konsistensi penampilan, perkembangan teknik, kondisi fisik, serta hasil pertandingan berikutnya tetap menjadi faktor yang menentukan perjalanan karier seorang petenis profesional.

Arina juga telah memiliki pengalaman berkompetisi di sejumlah turnamen tenis di Indonesia. Ia pernah tampil dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2025 dan Liga Tenis Indonesia. Partisipasi dalam kompetisi tersebut memberinya kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus mengumpulkan pengalaman menghadapi pemain dari berbagai latar belakang.

Prestasi lainnya adalah keberhasilannya menjadi juara Kejurnas Piala Kasau pada awal 2026. Capaian tersebut menambah catatan prestasi Arina di kompetisi nasional dan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam menilai potensinya.

Meski proses pengalihan kewarganegaraan sedang berjalan, Arina belum dapat dipastikan langsung memperkuat Indonesia di seluruh kompetisi internasional. Status kewarganegaraan, persyaratan administrasi, serta ketentuan yang berlaku dalam kompetisi tenis internasional perlu dipenuhi sebelum ia dapat mewakili Indonesia secara resmi.

Jika proses tersebut berjalan sesuai ketentuan, Arina berpeluang menjadi bagian dari upaya memperkuat kedalaman skuad tenis putri Indonesia. Kehadirannya juga dapat menambah pilihan atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi turnamen regional maupun internasional.

Namun, keberhasilan naturalisasi atlet tidak hanya ditentukan oleh perubahan kewarganegaraan. Program latihan yang terarah, kesempatan mengikuti turnamen internasional, dukungan pelatih, serta peningkatan peringkat dunia tetap diperlukan agar atlet dapat berkembang dan memberikan hasil kompetitif.

Langkah PP Pelti memproses pengalihan kewarganegaraan Arina Varaksina kini menjadi bagian dari perhatian terhadap masa depan tenis putri Indonesia. Pengalaman bertanding dan prestasinya di sejumlah kompetisi menjadi modal awal, sementara perkembangan karier serta kelanjutan proses administrasi akan menentukan peluangnya untuk membela Merah Putih di masa mendatang.