Memuat berita

Berita International

Kabut Asap Kembali Selimuti Malaysia dan Singapura, Kualitas Udara Memburuk

Devi Sry Atmaja · 08 Oktober 2026 · 17:53 WIB · 2 dibaca
Kabut Asap Kembali Selimuti Malaysia dan Singapura, Kualitas Udara Memburuk

Foto: AP Photo

KUALA LUMPUR - Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Malaysia dan Singapura. Kondisi tersebut turut membuat jarak pandang menurun, sementara langit di sejumlah kawasan tampak tertutup kabut dan kualitas udara mengalami penurunan. Fenomena kabut asap tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Asap juga terpantau bergerak hingga ke negara tetangga, terutama Malaysia dan Singapura, sehingga memengaruhi kondisi atmosfer di sejumlah wilayah.

Di Malaysia, kabut terlihat menyelimuti sejumlah kawasan. Kondisi tersebut membuat pandangan dari kejauhan tampak samar dan langit terlihat berkabut. Penurunan kualitas udara juga menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Situasi serupa terjadi di Singapura. Kabut asap membuat kondisi langit tampak tidak seperti biasanya dan jarak pandang mengalami penurunan. Kondisi udara yang memburuk juga berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Kabut asap yang melanda kawasan tersebut berkaitan dengan kondisi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Asia Tenggara. Asap dari kebakaran dapat terbawa angin melintasi batas negara dan menyebabkan penurunan kualitas udara di wilayah yang berada di sekitarnya. Kondisi ini kembali menjadi perhatian karena persoalan kabut asap merupakan masalah lintas batas yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, transportasi, serta aktivitas ekonomi dan sosial.

Masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau memperhatikan perkembangan kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk. Penggunaan masker juga dapat menjadi salah satu langkah perlindungan, terutama bagi masyarakat yang sensitif terhadap paparan polusi udara.

Pemerintah dan otoritas terkait di masing-masing negara terus memantau perkembangan kualitas udara serta kondisi cuaca dan arah angin yang dapat memengaruhi penyebaran kabut asap. Penanganan sumber kebakaran juga menjadi bagian penting untuk mencegah kabut asap meluas dan bertahan lebih lama.